Artikel ini berlaku hanya untuk kamera bertenaga baterai, termasuk kamera 4G, kamera pengumpan burung, kamera bel pintu, dan kamera Wi-Fi luar ruangan.
Jika Anda menggunakan model yang dicolokkan seperti kamera dalam ruangan atau kamera bohlam lampu, adalah normal jika perangkat mati saat dicabut. Model ini bergantung pada daya terus-menerus dan tidak memiliki baterai bawaan.
Langkah 1: Isi Daya Kamera Lebih Lama
- Gunakan adaptor pengisi daya bersertifikat 5V/1.5A untuk kinerja optimal.
- Hindari mengisi daya dalam suhu ekstrem. Rentang operasi yang direkomendasikan: 0°C hingga 45°C (32°F hingga 113°F).
Langkah 2: Lakukan Reset
Mereset kamera dapat membantu mengkalibrasi ulang sistem baterai.
- Cabut pengisi daya.
- Gunakan pin yang disediakan untuk menekan tombol lubang P.
Langkah 3: Periksa Pengaturan Pengisian Daya
Masalah pengisian daya dapat disebabkan oleh aksesori atau lingkungan.
- Gunakan kabel pengisi daya pendek (kurang dari 5 meter / 16 kaki).
- Periksa port pengisian daya untuk debu atau kerusakan.
- Coba gunakan adaptor dan kabel bersertifikat lain jika tersedia.
- Pastikan sumber daya stabil.
Langkah 4: Reboot Saat Mengisi Daya
- Saat mengisi daya, temukan lubang reboot (lubang P) di dekat tombol daya (biasanya di bawah penutup silikon).
- Gunakan pin atau penjepit kertas untuk menekan lubang reset dengan lembut.
- Tunggu suara startup atau lampu biru sebagai konfirmasi.
Langkah 5: Sesuaikan Pengaturan Penggunaan Daya
Umur baterai dapat ditingkatkan dengan mengoptimalkan penggunaan:
- Atur sensitivitas deteksi gerakan ke Low.
- Kurangi durasi perekaman di pengaturan.
- Aktifkan Mode Tidur Terjadwal selama malam hari atau jam aktivitas rendah.
- Batasi penggunaan streaming tampilan langsung, yang mengonsumsi lebih banyak daya.